PERAN TI DALAM
BIMBINGAN DAN KONSELING
Bissmillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr.Wb
Perkembangan TI di Indonesia saat ini
sangat berkembang pesat bersamaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu
pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi, sehingga mampu menciptakan
alat-alat komunikasi yang sangat mendukung perkembangan teknologi dan
informasi. Teknologi informasi (TI)
merupakan segala sesuatu yang mencakup software dan hardware yang digunakan
untuk memperoleh, menyebarkan, memproses ataupun menyimpan berbagai informasi
yang bermanfaat dan dibutuhkan. Bimbingan dan konseling sebagai salah satu
komponen pendidikan dan juga memanfaatkan teknologi informasi. TI dalam
bimbingan dan konseling digunakan sebagai sarana untuk memperoleh, memproses,
menyimpan, serta menyebarluaskan informasi. Perkembangan TI yang semakin
canggih secara langsung mendukung proses pelayanan BK yang kreatif, menarik dan
inovatif.
Teknologi Informasi Dalam
Bimbingan dan
Konseling
Menurut Haag dan
Keen, Teknologi
informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi
dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
Sedangkan Menurut Martin, Teknologi
lnformasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan
perangkat lunak ) yang digunakan untuk memproses dan menyampaikan informasi,
melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
Bimbingan dan konseling (BK)
diindonesia merupakan layanan yang sedang berkembang dalam pendidikan. Salah
satu hal yang ikut berperan dalam
mengembangkan bimbingan dan konseling di Indonesia adalah perkembangan
teknologi informasi (TI). Dahulu bimbingan dan konseling masih diartikan
sebagai hubungan face to face yaitu
ketika konselor bertemu langsung dengan konseli, saat ini dengan kemudahan dan
perkembangan TI konseli dari tempat yang sangat jauh dapat berhubungan secara
langsung dengan berbagai media TI yang memungkinkan, semisal telpon, video call, pesan singkat ataupun email,
tampilan video, dll.
Metode Penggunaan TI Dalam
Bimbingan Konseling
Metode Online
kata online diartikan sebagai komputer atau perangkat yang terhubung
kejaringan (seperti internet) dan siap untuk digunakan (atau digunakan oleh)
komputer atau perangkat lain. Dengan kata lain, Online juga mengandung arti
hubungan telekomunikasi Peer to Peer yang
membuat dua manusia terhubung. E-counseling adalah istilah yang
lazim digunakan untuk menggambarkan proses konseling secara Online.
Layanan ini merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh
konselor dalam mengurangi masalah yang dihadapi oleh klien.
Beberapa cara yang bisa digunakan
antara lain adalah :
® Web blog, sebagai penyedia informasi bagi
peserta didik tentang segala hal yang dibutuhkan dalam mengembangkan dirinya.
® Chatting, metode ini biasanya digunakan untuk
konseling jarak jauh yang memerlukan penanganan segera namun terhalang jarak
dan waktu.
® E-mail, surat elektronik sekarang emnajdi
trend karena media yang dianggap cepat dan terjaga privasinya untuk
menyampaikan aspirasi maupun curahan hati kepada konselor.
® Short Message
Service (SMS), adalah media yang paling digemari karena semakin terjangkaunya perangkat
ynag dibutuhkan guna tersampaikannya pesan yang ingin disampaikan dari siswa
pada konselor maupun sebaliknya.
® Telephone, sama seperti Chatting media ini juga
sering digunakan sebagai media konseling secara langsung terutama dengan mulai
adanya teknologi Video call, yang dapat menyampaikan ekspresi wajah siswa dalam
konseling
Metode Offline
Penggunan teknologi dalam layanan bimbingan dan konseling dengan mode
Offline (tidak tersambung) dengan internet maupun media komunikasi jarak jauh
yang lain. Lebih pada pemanfaatan komputer sebagai media pengolah data serta
alat bantu dalam layanan bimbingan dan konseling misalnya dengan menggunakan
beberapa program seperti Microsoft power point, video player, dan
beberapa media interaktif lain dalam melayani siswa. Selain itu, beberapa
program pengolah data seperti Microsoft excel dan Microsoft acces serta
visual
basic kini tersedia terutama dalam membantu konselor dalam menampilkan
layanan yang prima terhadap peserta didik.
Manfaat Teknologi Informasi Dalam
Bimbingan konseling
Beberapa manfaat TI dalam BK yakni, mempermudah konselor dalam menyusun, mencari,
dan mengolah data, menjaga kerahasiaan suatu data, karena dengan teknologi
memungkinkan untuk menguncinya dan tidak sembarang orang dapat mengaksesnya,
membantu individu maupun kelompok untuk dapat berkomunikasi dengan lebih mudah
dan relatif murah dalam pelaksaan konseling, memberikan kesempatan kepada
individu untuk berkomunikasi lebih baik menggunakan informasi yang mereka
terima tanpa bertemu langsung ( E-Counseling), dan menjadikan teknologi
informasi sebagai alat dalam suatu program kegiatan, sehingga kegiatan lebih
teratur dan terstruktur.
Bimbingan Konseling
Seperti kita ketahui bahwa saat ini bimbingan konseling
belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan
jam yang cukup untuk materi bimbingan konseling ini, karena berbagai alasan.
Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran guru
bimbingan konseling akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan
argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti
yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai
sasarannya. Oleh karena itu peranan teknologi informasi bisa menjawab
kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi
informasi dalam bimbingan konseling adalah memberikan informasi kepada
klien tentang apa yang dibutuhkannya. Selain itu, sarana yang diberikan oleh
teknologi informasi itu sendiri, memungkinkan antar pribadi atau kelompok
yang satu dengan pribadi atau kelompok lainnya dapat bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat
meningkatkan kinerja dan memungnkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan
dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan
produktivitas kerja konselor itu sendiri.
Kelebihan Teknologi Informasi Dalam
Bimbingan Konseling
® Pembelajaran dari
mana dan kapan saja
® Bertambahnya
interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan guru
® Menjangkau peserta
didik dalam cakupan luas
® Mempermudah
penyempurnaan dan penyimpanan materi
® Tidak membutuhkan
biaya transportasi
® Klien lebih mau
berbicara terbuka tentang masalahnya karena ia tidak berkomunikasi secara face
to face, shingga ia dapat lebih siap dan terbuka.
Kelemahan Teknologi Informasi Dalam
Bimbingan Konseling
® konselor tidak
dapat memastikan bahwa konselinya benar-benar serius atau tidak.
® Informasi yang
diterima dan diberitakan sangat terbatas, komunikasi satu arah.
® Kegiatan konseling
melalui teknologi informasi dapat menimbulkan jarak baik secara fisik maupun
psikis antara konselor dan konseli.
® Belum terdapat
data-data, fakta atau informasi yang objektif dari klien, sehingga pemecahan
masalah kurang jelas.
® Media yang
digunakan kurang sesuai dengan apa yang dibutuhkan konselinya.
JADI…
Dengan demikian keberadaan TI sangat
dibutuhkan dalam mendukung pelayanan bimbingan dan konseling. Kondisi tersebut
juga diperkuat dalam konsep BK Komprehensif dimana kedudukan teknologi
informasi dalam bimbingan dan konseling masuk ke dalam berbagai jenis layanan
dalam bimbingan dan konseling. Ini berarti bahwa teknologi informasi menjadi
salah satu sarana bagi terlaksannya layanan bimbingan dan konseling.
Terimakasih,
Semoga bermanfaat… J
Wassalamualaikum Wr.Wb
Good kak sangat bermanfaat
BalasHapusMantap ka
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusBagus dan bermanfaat
BalasHapusTerimakasih bnyak infonya
BalasHapusBagus kaka
BalasHapusBagus dan bermanfaat kak
BalasHapus